<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258</id><updated>2012-01-01T01:56:40.651-08:00</updated><category term='Banjir dan Longsor Terjang Jamanis'/><category term='2012 Pemkab Tasik di Singaparna'/><category term='Walikota Banjar  Raih Penghargaan Presiden'/><category term='Pemekaran Ciamis Selatan'/><category term='Golkar Siap Menangkan Pilkada Jabar'/><category term='Banjar Minim Aids'/><category term='Tahapan Pilgub Jabar di Ciamis Dihentikan'/><category term='Unigar Kejar Kualitas PT'/><category term='Engkon Dukung Pemekaran Ciamis Selatan'/><category term='Bio Etanol'/><category term='Buah Markisa Mirip Manusia'/><category term='Kemacetan Pangandaran Tahun Baru'/><category term='PPP Ciamis Bidik Figur Calon Bupati Pembina Umat'/><category term='Prof DR. H. Koswara Dipastikan Pimpin Unigal'/><category term='Bupati Engkon Minta Pilkada Ciamis Hemat Anggaran'/><category term='Sertijab PLN Tasik'/><title type='text'>KOMUNITAS KORAN LOKAL</title><subtitle type='html'>Catatan Para Jurnalis Koran lokal. "KORAN IMSA" Hadir sebagai media informasi lokal sejak 2001. Menyuguhkan beragam Informasi Seputar Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Sumedang.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-8103120492415843180</id><published>2008-04-17T20:26:00.000-07:00</published><updated>2008-04-17T20:27:59.570-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;PPK IPM Kabupaten Tasikmalaya meningkat Tajam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bergulir Program Pendanaan Kompetisi Indeks Pembangunan Manusia (PPK-IPM) di daerah Kabupaten Tasikmalaya dari tahun 2006-2007. Kemajuan demi kemajuan pembangunan terbilang meningkat signifikan. Dari tiga indikator pendukung mulai dari bidang pendidikan, kesehatan hingga daya beli masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabupaten Tasikmalaya, termasuk salah satu daerah yag mendapat suntikan dana pemerintah sekitar Rp. 39 miliar mampu menaikan angka IPM bahkan salah satunya didalam bidang pendidikan kabupaten Tasik mampu menembus angka 81,42 poin. Keberhasilan ini diperlihatkan bahwa program penyelenggaraan pendidikan paket B (setara SMP) yang ditempatkan di lingkungan pesantren sangat berhasil. Dengan menjaring sekira 3.900 santri yang tidak meneruskan pendidikan kini sudah terjaring. Kenaikan ini terlihat dari laju semula indeks pendidikan Kabupaten Tasikmalaya tahun 2005, 80,64 poin naik menjadi 81,14 poin pada tahun 2006 dan pada akhir 2007 mengalami kenaikan hingga 81,42 poin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian untuk bidang kesehatan permasalahan masih tingginya dengan angka kematian  ibu melahirkan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tercatat dari tahun 2005 hanya  70,08 poin, tahun 2006, naik menjadi 70,75 dan kini di tahun 2008 naik lagi menjadi 70,83 poin. jadi tidak heran kalau masalah kematian ibu melahirkan masih menjadi masalah krusial yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Tasik terlebih dengan masih adanya penderita gizi buruk khususnya pada balita yang jumlahnya masih cukup banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara untuk angka daya beli di daerah Kabupaten Tasik meskipun tergolong masih rendah namun terlihat ada kenaikan. Menurut data yang ada dari tahun 2005, 56,51 poin kemudian meningkat pada tahun 2006 yakni 57,33 poin dan pada tahun 2007 ini menjadi 59,84 poin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering berjalannya program PPK IPM ini juga telah diupayakan pengembangan metode pertanian organik, pembibitan perikanan serta pengegemukan sapi dan domba. Khusus pertanian organik dilakukan dengan mengembangkan padi SRI yang ternyata secara nyata mampu meningkatkan para petani. Menurut Bupati Tasikmalaya, Drs. H. Tatang Fh. M.Pd. saat temu lapang dan panen padi SRI di kelompok tani Cidahu kecamatan Cisayong, "Melalui program padi SRI sudah merupakan brand image kabupaten tasik dan ditargetkan pada tahun 2010 dari 30 persen luas potensial sawah beririgasi sudah menerapkan program padi SRI organik dan dapat diharapkan menjadi lumbung pangan organik di tanah air ini," ungkap Bupati Tatang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tercatat dari hasil panen raya untuk produktivitas padi SRi dari tahun 2007 saja sudah mencapai 75 kw/Ha. Jadi  para petani semula rata-rata panennya mencapai 4,5 ton/ha saja, kini menjadi diatas 7 ton. dan tentu situasi ini mengangkat kehidupan para petani.&lt;br /&gt;"Kalau melihat hasil ini diharapkan ketahanan pangan di tanah air ini akan tercapai dan kabupaten tasikmalaya dapat dijadikan lumbung pangan negeri ini," harap Bupati Tatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ketua KTNA Kabupaten Tasik H. Uu Saeful Bahri mengatakan selain program penerapan padi SRI, peluang itu juga terbuka untuk usaha lain di sektor perikanan dan penggemukan sapi untuk para peternak. Dari informasi yang masuk kini pendapatan para peternak lebih dari Rp. 150 ribu/bulan. (Dri)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-8103120492415843180?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/8103120492415843180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=8103120492415843180' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/8103120492415843180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/8103120492415843180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2008/04/ppk-ipm-kabupaten-tasikmalaya-meningkat.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-6592087312978873022</id><published>2008-04-14T22:32:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T23:02:54.148-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color:#6633ff;"&gt;Menjawab Permasalahan Pangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;SM Pertanian Unsil Gelar Pelatihan dan Semiloknas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;TASIKMALAYA-&lt;br /&gt;Selama ini pertanian hanya didefinisikan sebagai proses budi daya (&lt;em&gt;agronomi on farm&lt;/em&gt;), sehingga pertanian cenderung dipandang sebelah mata sebagai instrumen peningkatan devisa. Akibatnya, pertanian selalu identik dengan kemiskinan dan pedesaan. Padahal pertanian mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat jika dipandang sebagai kegiatan dalam skala makro dari hulu ke hilir dan dengan strategi industrialisasi.&lt;br /&gt;Menjawab permasalahan tersebut, Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Silieangi (Unsil) Tasikmalaya akan menggelar Pelatihan dan Semiloknas Pertanian pada 5 sampai 8 Mei 2008.&lt;br /&gt;Menurut Ketua Panitia, Adi Kuswadi, acara tersebut memiliki tujuan untuk mengetahui perkembangan pertanian melalui aplikasi teknologi, merevitalisasi peran pertanian dalam meningkatkan kesejahteraan masyasarakat, serta mendorong para stakeholder mampu menjawab permasalahan pertanian dalam menepis isue kerawanan pangan.&lt;br /&gt;"Melalui kegiatan Pelatihan dan Semiloknas, kami berharap para mahasiswa mampu mengetahui tekonologi pertanian terkini juga mampu memberikan sumbagsih pemikiran terhadap permasalahan dunia pertanian," ujar Adi.&lt;br /&gt;Semiloknas yang mengambil tema: &lt;em&gt;Menjawab tantangan isu kerawanan pangan melalui peningkatan produksi komoditi pertanian dengan aplikasi teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani&lt;/em&gt;,  akan menghadirkan sejumlah nara sumber antaranya Menteri Pertanian, Kabulog, dan para ahli pertanian.&lt;br /&gt;"Panitia mengundang seluruh mahasiswa pertanian yang tergabung ke dalam  ISMPI (Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia). Total peserta yang diundang 195 universitas," tutur Adi.&lt;br /&gt;Dalam acara tersebut, Adi menambahkan, kegiatan akan dibagi di beberapa tempat. Untuk seminar dipusatkan di Gedung Mandala Unsil, pelatihan aplikasi pertanian di Desa Setiawaras Kecamatan Bantarkalong, dan Pamijahan.&lt;br /&gt;Selain itu, panitia juga mengundang para stakeholder dunia pertanian. "Untuk informasi lebih lanjut dan keikutsertaan bisa menghubungi Julian Candra melalui No. HP 085223244656 atau Ari Gita 085223939191," ujar Adi. (&lt;em&gt;Ndri&lt;/em&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-6592087312978873022?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/6592087312978873022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=6592087312978873022' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/6592087312978873022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/6592087312978873022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2008/04/menjawab-permasalahan-pangan-sm.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-2474043451527166160</id><published>2008-02-13T21:12:00.002-08:00</published><updated>2008-02-13T21:39:52.631-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="Normal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 24pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Geliat Gerakan Kebersihan Ciamis&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal" style="text-align: center; color: rgb(102, 0, 204);" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt;Menata Diri Semakin Manis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                        &lt;p class="Normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: bold;"&gt;Manis Bukan Sembarang Manis&lt;br /&gt;Manisnya Ciamis&lt;br /&gt;Tatar Galuh Parahyangan&lt;br /&gt;Permata Pasundan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="Normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: bold;"&gt;Manis Bukan Sembarang Manis&lt;br /&gt;Menawan&lt;br /&gt;Asri&lt;br /&gt;Nyaman&lt;br /&gt;Indah&lt;br /&gt;Sehat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="Normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: bold;"&gt;Ciamis Manis Manjing Dinamis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: bold;"&gt;Mahayunan Ayuna Kadatuan&lt;br /&gt;Maju!!&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;                    &lt;p class="Normal" style="text-indent: 36pt; text-align: justify;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt;Lirik lagu Ciamis Manis diatas nampaknya sudah tak asing lagi ditelinga banyak orang. Namun begitu, lagu bukanlah hanya untaian kata yang hanya enak untuk didendangkan dan didengarkan. Lebih dari itu, lagu diatas menjadi symbol nilai juang masyarakat guna mewujudkan kawasan yang Mahayunan Ayuna Kadatuan.&lt;br /&gt;    Sang penciptanya, Bambang Arayana Sambas dan Yasmin Sambas tentu tidak asal-asalan dalam mencipta lagu. Spirit syair yang diciptanya, memiliki makna luhur yang menggambarkan cita dan harapan tatanan masyarakat Tatar Galuh menuju potret nyata wilayah yang Menawan, Asri, Nyaman, Indah dan Sehat (Manis).&lt;br /&gt;    Lantas bagaimana potret nyata Ciamis saat ini? Ciamis merupakan kabupaten paling Timur di Jawa Barat, berpenduduk sekitar 1,6 juta jiwa. Daerahnya berbatasan langsung dengan Propinsi Jawa Tengah. Sebagai &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: bold;"&gt;bamper &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt;Jabar, tentu Ciamis memiliki peranan yang sangat strategis guna membangun iimej daerah. Karenanya, daya tawar Ciamis harusnya lebih unggul dari daerah lainnya.&lt;br /&gt;    Memang tidak mudah membangun sebuah image daerah, karena harus didukung oleh tatanan nilai dan sarana yang multidimensional serta kesamaan persepsi dari segenap pengelola pemerintahan dan masyarakatnya. Namun bukanlah suatu hal yang amat sulit, jika image daerah dimulai dari kebersamaan menciptakan kawasan yang serba bersih dan indah. Investasi nilai ini nampaknya tidak mahal jika dilihat dari angka, karena ukuranya adalah kesadaran (moralitas).&lt;br /&gt;    Ada beberapa faktor yang harus menjadi perhatian guna menata kawasan Ciamis Manis. Diantaranya, penataan taman, pengelolaan sampah dan penyadaran masyarakat akan arti penting kebersihan. Tentu hal ini harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.&lt;br /&gt;    Data kegiatan yang diperoleh dari Kantor Pertamanan dan Kebersihan Kabupaten Ciamis, nampak terlihat geliat yang menunjukan adanya perubahan pengelolaan dalam menata kawasan kota Ciamis. Kantor yang dulunya hanya dianggap sebagai kolektor retribusi sampah ini, kini mulai berbenah.&lt;br /&gt;    Taman Raflesia yang merupakan Taman Kota dan Jantung kota Ciamis nampak dibenahi. Kendaraan roda dua yang dulunya bebas memasuki taman, kini ditertibkan. Taman kota terbesar di Jawa Barat ini pun terlihat asri dengan penataan pot tanaman disekelilingnya dan dibuatnya tempat duduk bagi pengunjung.&lt;br /&gt;    Disepanjang jalan kawasan perkotaan, KPKP juga melakukan penataan dengan penanaman pohon pelindung, baik berupa tanaman gelodogan maupun tanaman hias. Disamping disediakannya, tong sampah diberbagai sudut kota.&lt;br /&gt;    Dalam pengelolaan sampah, KPKP tidak hanya lagi menjadi “tukang sapu” dan membuang hasil kerjanya ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Namun telah mampu menciptakan tehnologi terapan yang mudah dibuat oleh masyarakat luas. Tehnologi terapan yang dikenalkan adalah ‘Composter’. Dibuat dari tong plastik tertutup, dan diberi fentilasi dari paralon. Composter ini khusus diperuntukan bagi sampah organik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                &lt;p class="Normal" style="text-indent: 36pt; text-align: justify;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: bold;"&gt;Penataan TPA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt;    Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah juga tidak lagi ditelantarkan. Dan dibiarkan menjadi kawasan kumuh yang tiap hari memproduksi bau busuk. Namun kini sudah ditata dengan berbagi sarana dan prasarana. Di TPA Handapherang, misalnya,  KPKP membuat sumur uji dan membuat kolan Lindi.&lt;br /&gt;    Sumur uji ini dimaksudkan untuk menguji kadar sampah agar dapat dimanfaatkan guna kepentingan masyarakat, seperti pembuatan pupuk. Begitu juga dengan pembuatan Kolam Lindi, dimaksudkan untuk membuang pipa gas metan yang dihasilkan oleh sampah. Disamping untuk melindungi air tanah masyarakat dan tidak mencemari lingkungan.&lt;br /&gt;    Menurut Ketua KPKP Kabupaten Ciamis, Drs. H. Yasmin Sambas, BE apa yang dilakukan oleh pihaknya dalam menata berbagai kawasan di wilayah perkotaan kabupaten Ciamis merupakan bagian dalam upaya mewujudkan daerah Ciamis yang bersih sesuai dengan moto juangnya; Menawan, Asri, Nyaman, Indah dan Sehat (Manis).&lt;br /&gt;    Namun begitu menurut Yasmin, penataan yang dilakukannya tidak bisa berdiri sendiri dan diperlukan adanya partisipasi masyarakat. Kesadaran masyarakat akan pemeliharaan lingkungan menjadi awal yang baik guna menata kawasan Ciamis kearah yang lebih baik sesuai dengan motonya. Ia meyakini, memelihara kebersihan bagi masyarakat merupakan hal yang biasa, karenanya tinggal lebih ditingkatkan&lt;br /&gt;    Ide tehnologi terapan dengan pembuatan Composter juga, sambungnya, dimaksudkan, untuk menggugah masyarakat agar dapat memanfaatkan apa yang selama ini dianggap tidak berguna, ternyata bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang berguna, yakni pupuk organik. Composter juga dapat meminimalisir sampah yang dibuang ke TPA.   &lt;br /&gt;    Orang Ciamis sudah barang tentu cinta terhadap daerahnya. Apresiasi kecintaan mereka juga beragam. Namun semua orang yang cinta terhadap Ciamis bisa memulainya dengan menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih. Dimulai dari hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan.&lt;br /&gt;    Jika nilai ini sudah menjadi budaya, maka upaya mewujudkan Ciamis menawan, asri, nyaman, indah dan sehat akan menjadi kenyataan. Seperti apa yang tersirat dalam syair lagu diatas. Tatar galuh parahiangan. Permata pasundan. Semoga…!!! &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: bold;"&gt;(aep saepulloh/KORAN IMSA)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal" style="text-indent: 36pt; text-align: justify;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal" style="text-indent: 36pt; text-align: justify;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal" style="text-indent: 36pt; text-align: justify;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal" style="text-indent: 36pt; text-align: justify;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-2474043451527166160?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/2474043451527166160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=2474043451527166160' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/2474043451527166160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/2474043451527166160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2008/02/geliat-gerakan-kebersihan-ciamis-menata.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-1714107025988539912</id><published>2008-02-13T21:12:00.001-08:00</published><updated>2008-02-13T21:32:34.862-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R7PSAnnggeI/AAAAAAAAAHg/-M-g88297TE/s1600-h/DSC00595.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R7PSAnnggeI/AAAAAAAAAHg/-M-g88297TE/s400/DSC00595.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166704105600614882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-1714107025988539912?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/1714107025988539912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=1714107025988539912' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/1714107025988539912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/1714107025988539912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2008/02/blog-post.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R7PSAnnggeI/AAAAAAAAAHg/-M-g88297TE/s72-c/DSC00595.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-780507700747515141</id><published>2008-02-13T21:12:00.000-08:00</published><updated>2008-02-13T21:29:12.858-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="Title"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 24pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;;"&gt;Angin Badai  Landa Pangandaran&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Title" style="text-align: justify;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;Ratusan Rumah Rusak Berat, 2 Nelayan Hilang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;"&gt;             &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="Title" style="text-align: justify;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;"&gt;              PANGANDARAN, KORAN IMSA,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;"&gt;              Angin badai tak kalah ganasnya mengamuk di Pangandaran, Minggu (10/2) sekitar pukul 16.00  sore. Angin badai yang datangnya dari arah barat berputar ke arah selatan mengakibatnya puluhan rumah di tiga desa di Kec. Pangandaran rusak berat dan porakporanda. Yakni, Desa Pangandaran, Wonoharjo dan Babakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;"&gt;              Pantauan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;"&gt;Koran IMSA&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;"&gt;, Senin (12/2), kerusakan paling parah terjadi di Desa Wonoharjo dan Desa Pangandaran. Menurut Sekmat Pangandaran, Trisno  sebanyak 102 rumah rusak berat, 76 rumah di antaranya akibat tertimpa pohon dan 26 lainnya karena diterjang angin kencang. Di Desa Pangandaran ada dua hotel yang tertimpa Tower Pemanas. Dan Radio Ris FM yang tertimpa pemancar radionya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;"&gt;              Warung Chez Mama Cilacap dan Kantor Hotel Badeto Rato  rusak berat akibat tertimpa pohon yang rata-rata pohonnya  berdiameter 4 meter sampai 6,30 meter. Bahkan menurut kepala desa Pangandaran, Drs.Karmin.S ada dua   nelayan hilang yang sampai saat ini belum ditemukan. (Adit/KORAN IMSA)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="Title" style="text-align: justify;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Normal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-780507700747515141?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/780507700747515141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=780507700747515141' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/780507700747515141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/780507700747515141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2008/02/angin-badai-landa-pangandaran-ratusan.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-4771547591488182923</id><published>2008-01-24T01:39:00.000-08:00</published><updated>2008-01-24T01:43:43.308-08:00</updated><title type='text'>Jalur Angkot Memprihatinkan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: Tahoma; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Jalur Angkot Banjarsari - Pamarican Memprihatinkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;                    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;    BANJARSARI, KORAN IMSA,-&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;    Persoalan rusaknya ruas jalan sepertinya menjadi persoalan klasik diberbagai daerah. Hampir sepanjang tahun ada saja gejolak masyarakat karena jalan yang harusnya menjadi sarana vital ternyata tidak bisa dimanfaatkan secara optimal, karena kondisinya memang memprihatinkan.&lt;br /&gt;    Seperti jalan yang dilalui trayek angkot Banjarsari-Pamarican. Jalur angkot ini sepanjang 3 KM kondisinya rusak parah dan memprihatinkan, selain belum adanya pengerasan, diberbagai lintasan terlihat genangan air. Bahkan seringkali kendaraan yang melintas terjebak kubangan dan harus didorong.&lt;br /&gt;    Hasil penelusuran KORAN IMSA di lapangan, selain banyaknya genangan air diberbagai ruas jalan, juga terdapat bahu jalan yang longsor, yakni di sekitar jembatan sarengseng, Desa Sukamukti. Daerah ini, pada musim hujan menjadi langganan Banjir, walau tidak terlalu parah.&lt;br /&gt;    Herman, tokoh pemuda setempat mengungkapkan, pemerintah daerah ketika membuka trayek angkot jurusan Banjarsari – Pamarican semestinya segera dibarengi dengan mempebaiki ruas jalan yang rusak. Sehingga sarana transportasi tersebut menjadi lancar&lt;b&gt;. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;    Saat ini kurang lebih 3 KM, ruas jalan yang dilalui angkot kondisinya sangat memprihatinkan. Terutama di daerah sukamukti hingga perbatasan Sidaharja” ungkap Herman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Kepala Desa Sukamukti, Agus Ilham saat ditemui KORAN IMSA membenarkan banyaknya keluhan dari masyarakat tentang kondisi jalan yang rusak, khususnya jalan di sepanjang desa Sukamukti. Menurut Agus, masyarakat sudah melakukan upaya perbaikan melalui kegiatan gotong royong, dengan melakukan pengerosokan diberbagai ruas jalan.&lt;br /&gt;    Bahkan menurut Agus, masyarakatnya sudah rampung membangun jembatan sepanjang 6 meter secara permanent didaerah Tugusari. “Jembatan ini dibangun dengan menggunakan dana swadaya murni. Jembatan ini juga menjadi satu-satunya penghubung antara desa Sukamukti dengan desa Sidaharja” Ungkapnya.&lt;br /&gt;    Agus berharap, karena jalan didaerahnya dilalui jalur angkot Banjarsari- Pamarican, pemerintah daerah segera memperhatikan kondisi ini. Setidaknya, harap Agus, pemda melakukan upaya pengerosokan (pengerasan) jalan sebelum pengaspalan. Karena jalan ini menjadi sarana vital yang menguhubungkan dua desa dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. (KI-08/Dit/KORAN IMSA)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 19pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-4771547591488182923?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/4771547591488182923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=4771547591488182923' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/4771547591488182923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/4771547591488182923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2008/01/jalur-angkot-memprihatinkan.html' title='Jalur Angkot Memprihatinkan'/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-6290187642621052993</id><published>2008-01-24T01:35:00.000-08:00</published><updated>2008-01-24T01:37:34.226-08:00</updated><title type='text'>Program PNPM 2008</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;Program Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2008&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 23pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sekitar 30 Milyar Tersebar di Desa&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 23pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;CIAMIS, KORAN IMSA,-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Pada tahun 2008 kabupaten Ciamis mendapat bantuan program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) sebesar 27,1 milyar. Dana tersebut rencananya akan didistribusikan ke sejumlah desa yang tersebar di 16 Kecamatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Masing masing desa penerima bantuan akan mendapat suntikan dana segar sekitar Rp. 200 juta. Kecuali kelurahan Ciamis sebesar Rp. 350 juta dan Desa Pagergunung sebesar Rp. 150 juta. Dana tersebut diperuntukan guna pemberdayaan masyarakat, meliputi sektor fisik dan non fisik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Kepala Dinas KKB dan Pemberdayaan Masyarakat, Drs. H. Rukman Heryana, MM didampingi kabid Pemberdayaan Masyarakat, Drs. Darmana mengungkapkan, dari jumlah dana tersebut, sekitar 20 % berasal dari APBD Kabupaten, sementara sisanya dari pemerintah pusat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Ditambahkan Darmana, Program PNPM tersebut dibagi dalam dua kategori. Kategori pertama PNPN Mandiri pedesaan yang akan mendapat kucuran dana sebesar 21 milyar. Kategori kedua, yakni PNPM Mandiri perkotaan yang akan mendapat sebesar 6,1 milyar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Kabupaten Ciamis juga, sambung Darmana, pada taun 2008 akan mendapat kucuran dana Raksadesa dari APBD Propinsi Jawa Barat sebesar 3,3 milyar yang tersebar di 33 desa di 8 kecamatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;“Jika dijumlahkan, maka kucuran dana bagi pemberdayaan masyarakat desa di kabupaten Ciamis pada tahun 2008 sekitar 30 milyar. Diharapkan, dana tersebut mampu mendongkrak tingkat perekonomian masyarakat pedesaan” harap Darmana. (KI-08/ Dit/KORAN IMSA)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-6290187642621052993?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/6290187642621052993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=6290187642621052993' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/6290187642621052993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/6290187642621052993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2008/01/program-pnpm-2008.html' title='Program PNPM 2008'/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-5879210497472739715</id><published>2008-01-17T07:24:00.000-08:00</published><updated>2008-01-17T07:27:53.201-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bio Etanol'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ir. Oswan Kurniawan,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;Bio Ethanol Alternatif Pengganti Solar dan Bensin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;Ciamis, KORAN IMSA.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;        Kebutuhan bahan bakar di wilayah Jawa Barat tercatat kurang lebih 119.387.000 liter per bulan. Dari jumlah tersebut, 30.235.000 liter diserap 115 SPBU&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;per bulan yang tersebar di Kabupaten dan Kota Bandung. Sisanya, sekira 89.152.000 liter tersebar di seluruh Jawa Barat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hal itu dikemukakan Ir. Oswan Kurniawan, dalam seminar sehari mengenai Biodiesel yang diselenggarakan, di Hotel Sona Topas, Jakarta Selatan, baru-baru ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Menurut Oswan yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berdomisili di Ciamis ini, konsumsi bahan bakar tersebut menyedot ketersediaan BBM. Oleh karena itu, di Jawa Barat perlu dipikirkan alternatif bahan bakar seperti biodesel. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Jawa Barat butuh alternatif bahan bakar biodesel. Namun &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sampai sekarang belum ada satu SPBU-pun yang menjual biodiesel. Hal ini terjadi karena belum adanya industri yang memproduksi bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; biodiesel yang disebut bio ethanol. Padahal bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; bio ethanol di Jawa Barat sangat melimpah-ruah. Bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; pembuat bio ethanol bisa berasal dari singkong, jagung dan umbi-umbi lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Saya sudah pernah melakukan eksperimen di labolatorium Sucofindo, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; saya bersama para ahli dan pakar mencoba membuat &lt;i style=""&gt;sample&lt;/i&gt; bahan bakar bio ethanol dari singkong sebanyak 6,5 kg dengan kadar pati 28,5 persen mampu menghasilkan 1 liter bio ethanol,” terang Oswan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Lebih lanjut dikatakan Oswan, bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dari singkong sangat bagus, karena singkong merupakan bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang mengandung karbohidrat. Setelah mengalami proses fermentasi akan menghasilkan alkohol dengan jumlah atom Carbon 2 buah yang memiliki sifat diantaranya mudah dibakar atau terbakar di udara dengan membebaskan asap atau polusi yang sangat kecil, sehingga sangat bagus untuk pembuatan bahan bakar bio diesel dalam temperature ruang bio etanol berwujud cairan jernih tidak berwarna.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Keuntungan lain dijelaskan Oswan, bio ethanol dapat meningkatkan bilangan oktan pada system pembakaran mesin, sehingga kata dia, dapat mencegah terjadinya &lt;i style=""&gt;knocking&lt;/i&gt; (gagngguan pembakaran, red) pada mesin dan menambah daya pada mesin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Kalau saja peluang ini bisa kita terapkan dalam rangka mengantisipasi kebutuhan bio diesel untuk masyarakat luas dan menunjang program pemerintah tentang BBM alternative ini sebenarnya ada korelasi yang positif,” ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Namun demikian dikatakan Oswan, yang menjadi substasi persoalan dewasa ini adalah bagaimana mewujudkan industri yang mampu memproduksi bio ethanol tersebut. Karena selama ini yang menjadi kendala kita adalah masalah permodalan dan tidak ada bapak angkat dalam mengembangkan bio diesel ini. Misalnya untuk memproduksi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;200 liter bio etanol tiap hari membutuhkan mesin yang mampu mengolah singkong 1,5 ton secara kalkulasi mesin tersebut membutuhkan dana kurang lebih 150 juta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Dari segi teknologi masalah produksi bio ethanol tidaklah sulit, bahkan mungkin secara rancangan mesin pengolah singkong bisa diciptakan dan itu sudah masuk dalam perencanaan,” pungkasnya. &lt;b style=""&gt;(wans/die/KORAN IMSA)** &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-5879210497472739715?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/5879210497472739715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=5879210497472739715' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5879210497472739715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5879210497472739715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2008/01/ir.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-5938203468333187191</id><published>2008-01-03T20:41:00.000-08:00</published><updated>2008-01-03T20:49:49.257-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sertijab PLN Tasik'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3256M9ZkRI/AAAAAAAAAGQ/OpVpwLI8NYU/s1600-h/logo+pln.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151477958344020242" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3256M9ZkRI/AAAAAAAAAGQ/OpVpwLI8NYU/s200/logo+pln.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#6633ff;"&gt;Program Caang 2010 Sebagai Solusi&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Ratusan Ribu Warga Belum Menikmati Listrik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;TASIKMALAYA KORAN IMSA&lt;br /&gt;Ratusan ribu warga Kabupaten Tasikmalaya belum menikmati listrik. Dari 470.984 rumah tangga, sebanyak 225.156 rumah tangga belum menikmati listrik. Sedangkan untuk wilayah Kota Tasikmalaya, terdapat 26.598 rumah tangga yang belum menikmati listrik. Mereka masih menggunakan lampu oncor dan lampu berbahan bakar minyak tanah.&lt;br /&gt;Kondisi tersebut juga tidak jauh berbeda dialami masyarakat Kabupaten Ciamis. Baru 64% saja yang bisa menikmati listrik, sebanyak 168.326 belum menikmati listrik. Sedangkan di Kota Banjar sebanyak 12.543 rumah tangga belum menikmati listrik.&lt;br /&gt;Hal tersebut dikemukakan Asep Rahmat Asisten Manajer Niaga PLN Wilayah Tasikmalaya seusai sertijab Manajer PLN APJ Tasikmalaya dari Ir. Zainal Abidin kepada Ir. Doddi B Pangaribuan, M.B.A Jum’at (4/1).&lt;br /&gt;Dikatakan Asep, melihat masih banyaknya warga yang belum menikmati listrik, pihaknya terus berupaya menambah pemasangan baru. “Pemasangannya ada yang dibantu pemerintah daerah, ada juga yang dilakukan sendiri,” ujar Asep.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Program Caang 2010&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, menanggapi masalah banyaknya warga belum menikmati listrik, Ir Zainal, mantan Manajer PLN APJ Tasikmalaya berharap manajer PLN yang baru bisa menyukseskan program “Caang 2010”.&lt;br /&gt;“Sesuai dengan komitmen PLN Distrubusi Jawa Barat dan Banten, pada tahun 2010, tepat HUT RI ke-75, semua warga harus sudah menikmati listrik. Ratio elektrifikasi mencapai 100%,” ujar Zainal.&lt;br /&gt;Ditambahkan Zainal, hingga akhir 2007, jumlah pelanggan PL di wilayah APJ Tasikmalaya mencapai 718.520. Pelanggan terbanyak berada di wilayah UP Banjar yang meliputi wilayah kerja sebagian Kab. Majalengka, Kuningan, Ciamis, Tasikmalaya, dan Kota Banjar, yakni 153.201 pelanggan. Sementara UP terkecil jumlah pelangganya berada di Pangandara berjumlah 58.300.&lt;br /&gt;Sementara Doddi manajer baru PLN APJ Tasikmalaya mengatakan semua warga yang belum menikmati listrik, akan diupayakan terus penambahan pemasangan hingga sesuai komitmen PLN Jabar Banten tahun 2010 RE sudah 100%.&lt;br /&gt;Manajer PLN yang baru Doddi B Pangaribuan, Ir. MBA, semula bertugas di Area Jaringan Bali Selatan. Sedangkan Ir. Zainal menempati pos baru sebagai Manajer Area Jaringan Selatan PLN. (Ndri) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-5938203468333187191?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/5938203468333187191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=5938203468333187191' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5938203468333187191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5938203468333187191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2008/01/program-caang-2010-sebagai-solusi.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3256M9ZkRI/AAAAAAAAAGQ/OpVpwLI8NYU/s72-c/logo+pln.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-8280458684147277821</id><published>2008-01-02T17:48:00.000-08:00</published><updated>2008-01-02T17:50:04.134-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tahapan Pilgub Jabar di Ciamis Dihentikan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;Tahapan Pilgub Dihentikan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CIAMIS IMSA.&lt;br /&gt;Tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat di Kabupaten Ciamis dihentikan terhitung Januari 2008. Hal ini terjadi karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa  Barat menunggak biaya operasional tahapan Pemilu sebesar Rp. 2 milyar.&lt;br /&gt;Menurut Ketua KPU, Kabupaten Ciamis Didi Heryadi,  pihaknya sulit melaksanakan operasional tahapan Pilgub Jabar karena minimnya anggaran. &lt;br /&gt;“ Untuk operasional Pemilu itu butuh biaya PPK dan PPS. Mereka saat ini belu dibayar. KPU Jabar menunggak mencapai Rp. 2 Milyar. Maka tahapan Pilgub dihentikan,” ujar Didi kepada IMSA.&lt;br /&gt;Ditambahkan Didi, KPU Jabar sendiri sudah memberikan payung hukum untuk menghentikan proses tahapan Pemilu di Ciamis. Yakni melalui surat No. 478. Dengan surat itu PPK dan PPS dibekukan.&lt;br /&gt;Untuk operasional Pemilu diterangkan Didi, PPK dan PPS mendapatkan insentif masing-masing Rp. 500 ribu untuk ketua dan 450 untuk anggota.&lt;br /&gt;Sementara itu, sejumlah politisi Ciamis terus menggalang kekuatan untuk memenangkan Pilgub dan juga Pilkada Ciamis. Seperti yang dikemukakan anggota DPR RI asal Ciamis, Agun Gunanjar Sudarsa, Partai Golkar harus siap memenangkan Pilkada dan Pilgub.(Sur)***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-8280458684147277821?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/8280458684147277821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=8280458684147277821' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/8280458684147277821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/8280458684147277821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2008/01/tahapan-pilgub-dihentikan-ciamis-imsa.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-7929901858420447909</id><published>2008-01-02T17:46:00.000-08:00</published><updated>2008-01-02T17:48:42.317-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bupati Engkon Minta Pilkada Ciamis Hemat Anggaran'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;Engkon Minta Pilkada Hemat Anggaran&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CIAMIS IMSA.&lt;br /&gt;Bupati Ciamis Engkon Komara,  meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ciamis dalam Pilkada 2008 nanti menghemat anggaran. Engkon berkaca kepada Pilkada di Cilacap dengan dana sekitar 12 milyar.&lt;br /&gt;Bupati Engkon mengharapkan kepada KPU biaya pilkada sekira Rp. 8 milyar dan sebanyak-banyaknya Rp. 12 milyar. Sementara KPU Ciamis sendiri dalam perhitungannya, mengajukan anggaran Rp. 14 milyar.&lt;br /&gt;“Kami sulit memenuhi keinginan Bupati agar biaya Pilkada Rp. 8 Milyar. Kalau bercermin ke Cilacap,  perbedaannya jauh. Sebab, Cilacap itu hanya terdiri dari 24 kecamatan. Sedangkan Ciamis terdiri 36 kecamatan dengan geografis yang cukup luas,” ujar Ketua KPU Ciamis Didi Heryadi kepada IMSA.&lt;br /&gt;Didi menambahkan, dengan anggaran yang minim sesuai dengan keinginan eksekutif, sangat sulit untuk mewujudkan Pilkada berkualitas. “Kalau anggaran minim, sulit bagi KPU untuk mewujudkan Pilkada berkualitas,” ujarnya.&lt;br /&gt;Didi mencontohkan, Pilakada Kota Tasikmalaya sebagai salah satu daerah yang dinilai pusat mampu menyelenggarakan Pilkada yang sukses dan damai, anggarannya mencapai 12 milyar. Padahal itu untuk 8 kecamatan.&lt;br /&gt;“Kami ingin Pilkada Ciamis berkualitas. Kami harus menghitung anggaran serasional mungkin. Tentu kamipun harus menekan biaya yang tak rasional yang bisa membengkakan anggaran,” ujar Didi. ***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-7929901858420447909?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/7929901858420447909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=7929901858420447909' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/7929901858420447909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/7929901858420447909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2008/01/engkon-minta-pilkada-hemat-anggaran.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-246449517846326031</id><published>2007-12-31T01:22:00.000-08:00</published><updated>2007-12-31T02:19:50.740-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"   style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Proyek DAK Ciamis Kisruh&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;CIAMIS, Koran IMSA&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Proyek DAK di Kabupaten Ciamis kisruh menyusul terjadinya doubel pemesanan order, barang yang tidak sesuai spesifikasi, barang hasil pelanggaran hak cipta dan mark up harga komputer. Beberapa kepala sekolah mengaku pihaknya kesulitan mengindentifikasi kualitas dan spesifikasi barang. “Kami memang awam sehingga tatkala menerima barang sulit mengontrol mana yang sesuai dengan juklak&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;dan juknis dan mana barang hasil pelanggaran hak cipta,” ujar Kepala MI Hujungtiwu, Ny.Nia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di Rancah seorang kepala sekolah terpaksa membatalkan pesanan karena pemborong buku ingkar janji. Namun si pemborong kini balik mengancam kepala sekolah lewat jalur hukum. Kasus saling ancam ini sampai saat ini masih berlangsung dan belum ada keputusan damai dari kedua belah pihak. Beberapa pejabat di Dinas Pendidikan Ciamis saat dikonfirmasi masalah ini memilih diam. “Saya tak mau berkomentar, itu mah urusan internal kepala sekolah,” ujar pejabat eselon III Dinas Pendidikan yang enggan namanya ditulis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dari hasil investigasi Koran IMSA di lapangan, barang yang diduga ada mark up harga adalah komputer. Di pasaran umum komputer merk Lenovo&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;harganya Rp 6 juta, namun oleh pihak pemborong dilabeli harga Rp 12 juta. Dengan demikian si pemborong untung dua kali lipat. Selain itu, ada alat peraga yang patut diduga hasil pelanggaran hak cipta. Namun karena yang bermain proyek DAK adalah anggota dewan Ciamis, temuan ini jelas sangat sulit ditindaklanjuti. (Wan/Die/Koran IMSA)***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-246449517846326031?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/246449517846326031/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=246449517846326031' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/246449517846326031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/246449517846326031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/proyek-dak-ciamis-kisruh-ciamis-koran.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-5503691980493926199</id><published>2007-12-31T01:21:00.000-08:00</published><updated>2007-12-31T01:22:01.173-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Terkait Kasus Pemalsuan Ijasah Kades Rejasari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt;"&gt;Kepsek&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;st1:state&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt;"&gt;SD&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt;"&gt; III Rejasari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt;"&gt;Bisa Diancam Hukuman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Langensari, KORAN IMSA,-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kepala SDN III Rejasari, Adang Suryana tidak bisa cuci tangan terkait pemalsuan ijazah Kepala Desa Rejasari, LW yang telah divonis 6 bulan kurungan oleh Pengadilan Negeri Ciamis. Pasalnya ia turut serta dalam memuluskan akis kejahatan pemalsuan ijazah LW. Karena itu, sejumlah tokoh masyarakat Rejasari meminta aparat penegak hukum agar menyeret Adang ke meja hijau. Berdasarkan KUHP Pasal 55 ayat 1, Adang didakwa turut serta dalam aksi kejahatan. “Kami minta keadilan agar saudara Adang juga merasakan pengapnya bui,” ujar tokoh Rejasari, Enceng Setiawan,S.Pd, yang juga Ketua Komite Sekolah SDN III Rejasari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menurut Enceng, sebagai kepala sekolah, Adang selain melanggar hukum juga cacat moral karena memberikan contoh yang tidak etis. Apalagi terkait masalah ijazah, sekolah jelas bertanggungjawab secara moral. “Ini tidak bisa dibiarkan sebab akan menjadi bumerang dan menurunkan kepercayaan masyarakat kepada sekolah,” tambah Enceng.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lebih jauh Enceng mengatakan, bahwa dirinya sebagai ketua komite merasa dipermalukan dengan kasusus ini. Dirinya menilai bahwa selama ini kepala sekolah terlalu banyak persoalan yang jelimet yang mengakibatkan citra sekolah juga ikut tercoreng oleh prilakunya. Bahkan kata dia, bukan saja masalah kasus yang menyangkut pemalsuan ijazah, tapi masih ada kasus-kasus lainnya yang harus ditindaklanjuti, seperti masalah DAK untuk pembangunan sekolah untuk fisik, ada yang belum bisa direalisasikan seperti pembangunan sarana WC sekolah. Itu juga, kata dia harus ditindaklanjuti oleh pihak dinas terkait dan bawasda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Karena kalau tidak diberi pelajaran maka dihawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi dunia di masa yang akan datang,” ujar Enceng.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sementara itu KH. Muin Abdurohim dari Dewan Pendidikan Kota Banjar menyatakan, kepala sekolah yang cacat moral apalagi tersangkut hukum sebaiknya tidak diaktifkan lagi. Karena selain mencemari dunia pendidikan juga menganggu kenyamanan warga sekolah dan masyarakat sekitarnya. “Bawasda dan Dinas Pendidikan Kota Banjar harus turun tangan dalam masalah ini agar jelas dimana posisi Kepala SDN III Rejasari Adang Suryana. Kalau tidak, posisi Adang Suryana tetap akan menjadi polemik,” ujarnya. (Wan/Die/Koran IMSA).***&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-5503691980493926199?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/5503691980493926199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=5503691980493926199' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5503691980493926199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5503691980493926199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/terkait-kasus-pemalsuan-ijasah-kades_31.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-6405536472172187877</id><published>2007-12-30T02:15:00.001-08:00</published><updated>2007-12-30T02:17:51.616-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buah Markisa Mirip Manusia'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3dwGc9ZkHI/AAAAAAAAAE8/-WiwoDZzRXo/s1600-h/buah+markisa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 405px; height: 262px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3dwGc9ZkHI/AAAAAAAAAE8/-WiwoDZzRXo/s200/buah+markisa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5149707955076698226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p class="naskah" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 19pt; color: red;"&gt;Buah Markisa Mirip Muka Manusia&lt;span style="text-transform: uppercase;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah" style="line-height: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: windowtext; text-transform: uppercase;"&gt;Hampir&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: windowtext;"&gt; semua orang sudah mengenal yang namanya buah markisa, buah ini rasanya asam dan biasanya suka dijadikan minuman dalam bentuk sirup. Namun buah markisa yang tumbuh di Kampung Genteng RT02 RW04, Desa Pawitra Kecamatan Mang-kubumi ini cukup dibilang unik, karena bentuknya hampir menyerupai muka manusia dengan adanya 2 bulatan menyerupai mata dan adanya sedikit tonjolan mirip hidung walaupun tidak ada bentuk mulut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah" style="line-height: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: windowtext;"&gt;Kini pohon markisa yang mempu-nyai buah mirip muka manusia itu menjadi tontonan warga sekitar untuk melihat langsung buah unik tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah" style="line-height: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: windowtext;"&gt;Buah unik tersebut pertama kali dilihat oleh Muhammad Ramdan (5 th) saat sedang bermain dengan temannya dibawah pohon tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah" style="line-height: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: windowtext;"&gt;“Ini semua kehendak Yang Maha Kuasa untuk memperlihatkan tanda-tanda kekuasaanNYA, agar kita lebih dekat denganNYA.” ungkap Jenal (63) pemilik pohon markisa itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah" style="line-height: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: windowtext;"&gt;Pohon markisa sendiri ditanam oleh Lia (19 th ) anaknya, satu tahun ke bela-kang “saya menanamnya hanya iseng, bibitnya pun dikasih teman” jelas Lia waktu ditanya IMSA. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah" style="line-height: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: windowtext;"&gt;Untuk melihat dengan jelas buah mar-kisa tersebut, pengunjung harus menaiki tangga bambu yang tingginya 4 meter, Jenal tidak memungut bayaran pada pengunjung, ia hanya menyediakan kotak amal di bawah pohon tersebut.* &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah" style="line-height: 10pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:9;color:#000000;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-6405536472172187877?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/6405536472172187877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=6405536472172187877' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/6405536472172187877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/6405536472172187877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/buah-markisa-mirip-muka-manusia-hampir.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3dwGc9ZkHI/AAAAAAAAAE8/-WiwoDZzRXo/s72-c/buah+markisa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-4359991547393181252</id><published>2007-12-29T04:46:00.002-08:00</published><updated>2007-12-29T04:48:43.844-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PPP Ciamis Bidik Figur Calon Bupati Pembina Umat'/><title type='text'></title><content type='html'>Ketua DPC, H.Mujahid E Chumaedy&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;PPP Bidik Figur Bupati Pembina Ummat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KORAN IMSA CIAMIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana diam di tubuh PPP Ciamis dalam menyikapi pilbup 2008, dibantah ketua DPC H.Mujahid. Pihaknya menolak kalau PPP dianggap apatis terhadap situasi politik yang berkembang di Ciamis menjelang pilbup mendatang.&lt;br /&gt;Menurut Mujahid, partainya terus menilai wacana-wacana yang berkembang di masyarakat terutama munculnya nama-nama bakal calon yang beredar ditengah publik.&lt;br /&gt;“Jadi tidak benar kalau partainya dianggap kurang respon terhadap situasi yang berkembang di Ciamis, terutama soal pilkada,” tandas Mujahid.&lt;br /&gt;Secara diam-diam, PPP bersiap  mengusung figur terbaiknya sesuai dengan kriteria serta diseleksi lebih dahulu. Kriteria utama yang menjadi acuan PPP, diantaranya calon Bupati dari partainya harus mampu membina ummat.Soal calon berasal dari kalangan kader partai atau datang dari luar, Mujahid sendiri tidak mempersoalkan, karena partainya akan mengambil sikap setelah diadakan rapat dan menjadi keputusan final.&lt;br /&gt;” Kami tidak mempersoalkan siapapun orangnya, baik datang dari kader maupun bukan pokoknya terbuka untuk siapa saja yang penting partai jangan dikhianati “ tegasnya.&lt;br /&gt;Ketika didesak siapa figur yang telah mendekati PPP, Mujahid menolak menjelaskan nama-nama yang telah datang kepadanya.&lt;br /&gt;” Soal nama tidak etis dikemukakan saat ini karena waktunya masih jauh “ ujarnya.  Namun, ia tidak menolak kalau selama ini ada calon yang kedekatan emosionalnya sangat tinggi dengan PPP, bahkan figur itu sdah dikenal di Ciamis. Tapi pihaknya berjanji akan lebih terbuka memunculkan calon pada pertengahan Februari 2008.&lt;br /&gt;1Dalam kesempatan yang sama, Mujahid menjelaskan PPP tetap akan berjuang maksimal membidik kursi bupati dalam pilbup mendatang, dengan konteks koalisi dengan partai lain. Bahkan koalisi yang akan dibangun harus jelas komitmenya, karena kepentingan umat harus lebih diutamakan. Jangan sampai koalisi dibentuk hanya untuk kepentingan sesaat. Bahkan koalisi yang dibangun jangan sampai merugikan dan mengorbankan masyarakat.(Sur/Imsa)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-4359991547393181252?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/4359991547393181252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=4359991547393181252' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/4359991547393181252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/4359991547393181252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/ketua-dpc-h.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-5945936181428004843</id><published>2007-12-29T04:46:00.001-08:00</published><updated>2007-12-29T04:46:42.238-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Banjar Minim Aids'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;18 Orang Sudah Terkena&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;HIV/AIDS Kota Banjar Paling Minim di Jabar&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANJAR IMSA- &lt;br /&gt;Jumlah  penderita HIV/AIDS di wilayah Kota Banjar termasuk paling minim di Jawa Barat. Kendati demikian, penderita HIV/AIDS di Kota Banjar diprediksi akan terus meningkat pada tahun 2008. &lt;br /&gt;“Berdasarkan catatan,   sebanyak 18 warga Banjar sudah positif terserang virus mematikan tersebut . Menurut prediksi Dinas Kesehatan Banjar, pada tahun mendatang sedikitnya 28 warga Banjar diprediksi akan tertular virus HIV/AIDS. Oleh karena itu  harus disikapi dengan arif dan serius oleh semua pihak. Bukan hanya pemerintah saja, tapi sangat diperlukan peran serta dari masyarakat pula, tegas Wakil Walikota Banjar Akhmad Dimyati.&lt;br /&gt;Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Banjar menunjukan, dari ke-18 orang yang terjalar virus mematikan tersebut, sebanyak 16 orang akibat dari pemakaian jarum suntik atau narkoba, sementara sisanya diakibatkan lantaran penularan secara seksual.***. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-5945936181428004843?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/5945936181428004843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=5945936181428004843' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5945936181428004843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5945936181428004843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/18-orang-sudah-terkena-hivaids-kota.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-7098585442940456366</id><published>2007-12-27T04:03:00.001-08:00</published><updated>2007-12-27T04:15:07.723-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Golkar Siap Menangkan Pilkada Jabar'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3OWg89ZkBI/AAAAAAAAAEQ/EZOWRvotg20/s1600-h/agun+golkar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3OWg89ZkBI/AAAAAAAAAEQ/EZOWRvotg20/s200/agun+golkar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148624291878244370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);font-size:14;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Agun Gunanjar Sudarsa:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 22pt; color: red;"&gt;Golkar Harus Siap Menangkan Pilkada Jabar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; text-indent: 18pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;CIAMIS KORAN IMSA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; text-indent: 18pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Anggota DPR RI Agun Gunanjar Sudarsa mengatakan Partai Golkar harus siap dalam memenangkan Pilakada yang digelar pada tahun 2008. Sebab, kata Agun, kemenangan Golkar dalam Pilkada 2008, akan menjadi ruh kemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2009.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; text-indent: 18pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;"Apabila pada Pilkada 2008 Partai Golkar menang, maka hal ini merupakan cerminan kekuatan Golkar untuk meraih kemenangan dalam Pemilu 2009," kata Agun Gunanjar dalam perayaan HUT Partai Golkar ke-43 di Aula Golkar Ciamis, Kamis (27/11).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; text-indent: 18pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Ditambahkan Agun, Partai Golkar siap berkoalisi dengan semua partai untuk kemengan bersama dalam Pilkada.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; text-indent: 18pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Sementara itu, calon UU Rukmana, Ketua Partai Golkar Jawa Barat mengingatkan agar kader Golkar di daerah merapatkan barisan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; text-indent: 18pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;"Untuk kemenangan dalam Pilkada 2008 tingkat kabupaten/propinsi, kami berharap semua kader Golkar merapatkan barisan. Kita wujudkan kemenangan partai Golkar untuk kesejahteraan masyarakat semua," tandas UU.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; text-indent: 18pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Dalam kesempatan itu, UU menyambut gembira inisiatif kader Golkar seperti Agunj Gunanjar yang begitu peduli terhadap konstituen daerah pemilihan, seperti dalam kegiatan idul kurban dengan membagikan kambing kesemua kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; text-indent: 18pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;"Kami memuji kepedulian sosial Pak Agun dengan membagikan kambing kedaerah konstituen. Hal ini menunjukkan, kader Golkar begitu peduli terhadap daerah asal pemilihan," ujar UU. (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;San/Imsa&lt;/span&gt;) &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-7098585442940456366?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/7098585442940456366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=7098585442940456366' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/7098585442940456366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/7098585442940456366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/agun-gunanjar-sudarsa-golkar-harus-siap.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3OWg89ZkBI/AAAAAAAAAEQ/EZOWRvotg20/s72-c/agun+golkar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-1456784163981955856</id><published>2007-12-26T01:23:00.001-08:00</published><updated>2007-12-26T01:27:09.844-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Banjir dan Longsor Terjang Jamanis'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Kerugian Mencapai Ratusan Juta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 26pt; color: red;"&gt;Banjir dan Longsor Terjang Jamanis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JAMANIS TASIKMALAYA  KORAN IMSA.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Banjir dan longsor &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menerjang sejumlah desa di Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya, Selasa-Rabu (25-26/12). Akibatnya sejumlah irigasi pertanian jebol, puluhan hektar sawah terendam, puluhan rumah hancur.&lt;br /&gt;Menurut Ujang Supriatna, warga Jamanis, daerah terparah yang terkena longsor dan banjir adalah daerah Condong.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Didaerah ini puluhan rumah terendam air akibat jebolnya saluran air di Kampung Citiga. Kerugian ditaksir mencapai 100 juta.&lt;br /&gt;Sementara di daerah Sindangraja, saluran air sepanjang 36 M jebol kerugian sekitar 200 juta. Di kampong Nagrak 40 hektar Sawah terendam. Serta di Desa Karang Sambung &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tepatnya di daerah Ciparaged, jalan longsor sepanjang 100 meter. (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ndri-Jang&lt;/span&gt;)*** &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-1456784163981955856?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/1456784163981955856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=1456784163981955856' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/1456784163981955856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/1456784163981955856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/kerugian-mencapai-ratusan-juta-banjir.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-5814253306750413739</id><published>2007-12-25T05:42:00.000-08:00</published><updated>2007-12-25T05:45:10.824-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Unigar Kejar Kualitas PT'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoTitle"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Unigal Kejar Kualitas PT&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;CIAMIS, KORAN IMSA,-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Guna meningkatkan daya saing Perguruan Tinggi kedepan, Universitas Galuh (Unigal) Ciamis menggelar Semiloka bertajuk Program Pengembangan Perguruan Tinggi bagi tenaga edukatif dan administratif. Kegiatan yang berisi 3 agenda tersebut diikuti oleh seluruh komponen dosen dan karyawan Unigal (22-24/12) di tiga tempat berbeda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Ketiga agenda kegiatan itu, yakni Semiloka tentang Pemanfaatan ICT untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;implementasi Lesson Study. Pelatihan administratif bagi karyawan dan Semiloka tentang methodologi penelitian Dosen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Ketua Panitia Penyelenggara, Drs. Soekomo, M.Si menyatakan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dosen dan karyawan Unigal dalam mengelola Perguruan Tinggi kearah yang lebih kualified. Disamping itu, sambung Soekomo, mampu meningkatkan kualitas belajar mengajar sehingga bisa menghasikan lulusan Perguruan Tinggi yang mumpuni.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Dikatakannya, ketika perangkat kerja Perguruan Tinggi di Universitas Galuh memiliki kemampuan professional, maka outputnya kedepan akan berimplikasi pada naiknya daya tawar dan daya saing Unigal sebagai Perguruan Tinggi yang memiliki kualitas terbaik dibanding dengan PT lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;“Keberhasilan sebuah Perguruan Tinggi dalam menciptakan lulusan yang mumpuni, harus diawali oleh perangkat kerja yang profesinal, dalam hal ini dosen dan Karyawan. Ukurannya kedepan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Unigal meningkat” ungkap Dekan FE Unigal ini. (aep/KORAN IMSA) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-5814253306750413739?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/5814253306750413739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=5814253306750413739' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5814253306750413739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5814253306750413739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/unigal-kejar-kualitas-pt-ciamis-koran.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-8528364749586658946</id><published>2007-12-25T05:37:00.000-08:00</published><updated>2007-12-25T05:41:55.799-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prof DR. H. Koswara Dipastikan Pimpin Unigal'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3EIYM9Zj_I/AAAAAAAAAEA/Wz_TLP0BX4M/s1600-h/Logo+Unigal+Warna.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3EIYM9Zj_I/AAAAAAAAAEA/Wz_TLP0BX4M/s200/Logo+Unigal+Warna.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147905060949823474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;H. Maman Mundur dari Bursa Calon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;Prof. Dr. Koswara Dipastikan Pimpin Lagi Unigal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     CIAMIS, KORAN IMSA,-&lt;br /&gt;      Walaupun masa jabatan rektor Unigal baru akan berakhir 10 Januari mendatang, namun  Prof. Dr. HS. Koswara dipastikan akan kembali menjabat sebagai rektor  untuk kedua kalinya. Kepastian ini diperoleh, setelah dalam agenda seleksi administrasi Calon awal Desember lalu, Drs. H. Maman Abdurrahman, MM mengundurkan diri.&lt;br /&gt;      Sejak pengundurannya, wartawan sulit memperoleh keterangan, kenapa Pembantu Rektor I itu mundur setelah mengembalikan formulir pendaftarannya ke panitia. Walaupun pada akhirnya ia memberikan keterangan juga.&lt;br /&gt;      Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unigal, Drs. H. Oyon Saryono, MM kepada KORAN IMSA membenarkan pengunduran diri H. Maman dari bursa kandidat Rektor Universitas Galuh. Namun Oyon enggan menjelaskan alasan pengunduran diri ketua Banser NU Ciamis itu.&lt;br /&gt;      “Alasan pengunduran diri beliau (H.Maman-red) silahkan tanya saja kepada yang bersangkutan” ungkap Oyon.&lt;br /&gt;      H. Maman yang ditemui lewat telepon sellularnya kepada KORAN IMSA menyampaikan keterangan singkat soal pengunduran dirinya. Ia mengatakan, pertimbangannya hanya soal kemaslahatan dan kemudhorotan. Saat ini, kata Maman, mundur merupakan langkahnya menuju kemaslahatan. “Mundur lebih maslahat bagi saya sekarang” ungkapnya singkat.&lt;br /&gt;      Dengan pengunduran diri tersebut, otomatis calon rektor Unigal mendatang hanya Prof. Dr. H.S. Koswara yang saat ini masih menjabat sebagai rektor di Universitas tersebut. Rencananya, sidang senat civitas akademika Unigal akan dilaksanakan 27 Desember guna memberikan pertimbangan atas calon tersebut kepada Yayasan.&lt;br /&gt;       “Hasil sidang senat tersebut akan diusulkan sebagai pertimbangan kepada Yayasan, untuk selanjutnya, berdasarkan PP 60 tahun 1989, Yayasan (Yayasan Pendidikan Galuh-red) yang akan melantiknya kemudian” kata Ketua Panitia Pemilihan Rektor, H. Oyon Saryono.&lt;br /&gt;      Menanggapi adanya kritik mahasiswa yang menganggap pihak panitia tidak memiliki keberpihakan terhadap proses demokrasi dalam pemilihan rektor, Oyon yang juga Purek III ini membantahnya. Dikatakannya, semua proses pemilihan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni PP No 60 tahun 1989. Kalaupun ada ketidakpuasan, imbuhnya, maka perubahan PP hanya dapat dilakukan oleh presiden. “Jadi kalau  ada mahasiswa yang menginginkan adanya perubahan aturan, maka usulannya harus ke pusat” kata Oyon.&lt;br /&gt;      Diperoleh keterangan, Prof. Dr. HS. Koswara saat ini statusnya sebagai Dosen UIN SGD Bandung yang diperbantukan sebagai guru besar IAID Darussalam Ciamis. Keikutsertaannya mencalonkan rektor Unigal kali kedua mendapat persetujuan dari Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung. Latar belakang statusnya ini diharapkan mampu membawa Unigal menjadi Kampus Islami.&lt;br /&gt;      Berdasarkan isu yang berkembang diseputar kampus, Drs. H. Maman Abdurrachman, MM yang saat ini menjabat sebagai Pembantu rektor (Purek) I kedepan akan diposisikan sebagai Dekan fakultas Ekonomi. Sementara Dekan FE saat ini, Drs. Soekomo, M.Si akan menempati posisi sebagai Pembantu Rektor I.&lt;br /&gt;      Drs. Soekomo, M.Si saat ditanya seputar isu ini membantahnya. “Semuanya harus melalui tahapan dan aturan, karenanya saya tidak bisa menebaknya. Tugas saya saat ini adalah bekerja dengan baik. Soal posisi Purek I kita lihat saja nanti” ungkap Soekomo saat ditanya disela-sela Semiloka Pengembangan PT di Hotel Tyara Plaza Ciamis.(aep/KORAN IMSA)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-8528364749586658946?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/8528364749586658946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=8528364749586658946' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/8528364749586658946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/8528364749586658946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/h.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3EIYM9Zj_I/AAAAAAAAAEA/Wz_TLP0BX4M/s72-c/Logo+Unigal+Warna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-7063757594789765962</id><published>2007-12-25T05:16:00.000-08:00</published><updated>2007-12-25T06:40:47.578-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kemacetan Pangandaran Tahun Baru'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 17pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Longsor Belum Ditangani&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 25pt; color: blue;"&gt;Jelang Tahun Baru Jalur Pangandaran Terancam Macet&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;PANGANDARAN IMSA-&lt;br /&gt;Akibat belum ditanganinya secara serius tiga titik lokasi longsor di jalur Kalipucang Pangandaran, akan bedampak kepada terjadinya kemacetan arus lalulintas menjelang tahun baru.&lt;br /&gt;Kemacetan serius bakal terjadi karena adanya penyempitan arus, sehingga akan terjadi antrian panjang terutama pada lokasi longsor di daerah Emplak. Berdasarkan informasi masyarakat setempat, sejak tejadinya longsor hingga saat ini belum ada penanganan maksimal, bahkan terkesan dibiarkan. Walaupun ada penanganan hanya berupa pagar pengaman dan rambu-rambu seadanya.&lt;br /&gt;Kurangnya perhatian pemerintah dalam menangani bencana longsor di jalur wisata, Tudi Hermanto dari PHRI dan juga angota DPRD Ciamis merasa prihatin. Pihaknya mendesak pemerintah terutama pemkab Ciamis segera mengambil langkah dalam penanganan perhubungan menjelang Natal dan Tahun Baru.&lt;br /&gt;” Walaupun jalur  Pangandaran merupakan jalan propinsi, tapi masalah kelancaran para wisatawan adalah tanggung jawab pemkab Ciamis” ujar Tudi dengan nada kesal. Pihaknya medesak pemkab Ciamis, segera mengambil langkah dalam mengatasi kondisi jalan, terutama di lokasi bencana, sebab kalau tidak ada langkah dan solusi yang tepat akan terjadi kerawanan bagi para pngendara yang akan menuju Pangandaran.&lt;br /&gt;Soal akan terjadi penyempitan arus karena banyaknya kendaraan lewat, Tudi Hermanto mendesak Dishub Ciamis menerjunkan aparatnya mengamankan lokasi bencana sepanjang jalur Kalipucang Emplak. Terutama menjelang Natal dan Tahun Baru. “Dishub Ciamis harus proaktif, sebelum para kurir dengan kedok pak Ogah dengan pura-pura pengamanan bermunculan “ ujarnya. (Sur/Imsa)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-7063757594789765962?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/7063757594789765962/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=7063757594789765962' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/7063757594789765962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/7063757594789765962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/akibat-penyempitan-di-lokasi-longsor.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-5956394646621663071</id><published>2007-12-24T02:18:00.000-08:00</published><updated>2007-12-25T06:36:19.946-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Engkon Dukung Pemekaran Ciamis Selatan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="naskah" style="text-indent: 0cm; color: rgb(102, 51, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bupati Berubah Sikap&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="naskah" style="text-indent: 0cm;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="naskah" style="text-align: left; text-indent: 0cm;" align="left"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="naskah" style="text-align: left; text-indent: 0cm;" align="left"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 28pt; color: red;"&gt;Restui Pembentukan Kabupaten Pangandaran&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 4pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:26;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;      &lt;p class="naskah" style="text-align: left; text-indent: 0cm;" align="left"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="naskah"  style="text-indent: 0cm; font-style: italic;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Meski Sebelumnya menolak pemekaran Kabupaten Ciamis, akhirnya Bupati Engkon luluh juga. Ia menyatakan mendukung sepenuhnya aspirasi masyarakat Ciamis membentuk Kabupaten Pangandaran. Strategi politik meraih simpati Pilkada 2008 ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="text-indent: 0cm;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3EN189ZkAI/AAAAAAAAAEI/Cc4gcJnUTWU/s1600-h/B+engkon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 143px; height: 170px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3EN189ZkAI/AAAAAAAAAEI/Cc4gcJnUTWU/s200/B+engkon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147911069609070594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;----------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pangand&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;ran, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Koran IMS&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;A. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;Bupati Ciam&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;is&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;, H. Engkon Komara berjaji dirinya siap mengawal kepentingan keinginan masyarakat Ciamis selatan tentang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pemekaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sampai ke Depdagri. Hal tersebut terungkap dalam sebuah pertemuan antara tokoh Presidium dengan bupati Ciamis di salah satu rumah makan, di Karangtirta, baru-baru ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;Dalam kesem&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;patan itu bupati mendukung sepenuhnya usaha masyarakat Ciamis selatan mengupayakan pemekaran dengan membentuk Kabupaten terpisah dari Ciamis. Untuk pengkajian secara akademis dengan pihak UNPAD bupati juga sangat mendukung, bahkan dana pengkajian sudah dialokasikan dalam APBD, artinya tinggal mecairkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;Ketua Presidium Pemekaran Ciamis Selatan Supratman mengatakan, janji bupati Engkon merupakan angin segar bagi masyarakat Ciamis selatan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;Ketika ditanya Koran IMSA, apakah janji dan dukungan bupati tentang pemekaran secara politis tidak ada kaitannya untuk meraih simpati masyarakat selatan. Supratman menjelaskan, bahwa dukungan itu kelihatannya murni tanpa ada kaitannya dalam meraih simpati dan dukungan suara dalam pikada mendatang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;“Dengan sikap bupati jelas ini adalah sikap yang paling bijak dan memberikan harapan besar bagi kelangsungan sebuah proses pemekaran,” ungkap Supratman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;Lebih lanjut dikatakannya, Presidium menanggapi positif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sikap bupati dalam pertemuan tersebut, adapun masalah indikasi lainnya pihak Presidium tidak akan banyak mempersoalkannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;“Secara politis kita tidak perlu buruk sangka dan kita lihat saja sepak terjang bupati dalam mmbantu proses perjuangan aspirasi masyarakat Selatan tentang pemekarang,” ujar Supratman. Dalam kesempatan yang sama Supratman menjelaskan, bahwa dalam pertemuan tersebut tidak satupun disinggung tentang pilkada 2008, apalagi menjurus kepada dukung-mendukung. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;Bahkan Supratman menantang, siapapun calon bupatinya masyarakat Ciamis selatan sangat &lt;i&gt;welcome&lt;/i&gt;.” Kami masyarakat selatan siap menerima siapapun calonnya yang akan bersilaturahmi ke selatan” Ujarnya. Selanjutnya Supratman menjelaskan, kehadiran bupati di Karangtirta merupakan undangan dari Presidium, dan acaranya telah disesuaikan dengan jadwal kunjungan kerja bupati ke Pangandaran.&lt;b&gt; (wan/Koran IMSA)**&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah"  style="text-indent: 0cm;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="naskah"  style="text-indent: 0cm;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="naskah" style="text-align: left; text-indent: 0cm;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:26;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-5956394646621663071?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/5956394646621663071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=5956394646621663071' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5956394646621663071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/5956394646621663071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/bupati-engkon-berubah-sikap-siap.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R3EN189ZkAI/AAAAAAAAAEI/Cc4gcJnUTWU/s72-c/B+engkon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-4618295797219199722</id><published>2007-12-24T02:16:00.000-08:00</published><updated>2007-12-24T02:17:21.398-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='2012 Pemkab Tasik di Singaparna'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; color: rgb(102, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Tahun 2012 Semua Sudah Dipindah ke Singaparna&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 19pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Aset Pemkab di Kota Tasik Mencapai 380 milyar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;TASIKMALAYA &lt;/strong&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;IMSA &lt;/b&gt;– Aset bangunan dan tanah milik Pemkab Tasikmalaya yang berada di wilayah Kota Tasikmalaya mencapai Rp. 380 milyar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dana tersebut cukup untuk memindahkan infrastruktur ibu kota kabupaten ke Singaparna. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“Dengan aset itu bisa dijadikan modal pemindahan ibukota. Sedikitnya dana sebesar Rp. 190 milyar bisa digunakan untuk titik sentral pemerintahan, seperti Kantor Setda dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;DPRD. Selambat-lambatnya tahun 2012, pusat pemerintahan kabupaten Tasikmalaya sudah bisa pindah,” ujar Idi S Hidayat, Kepala Dinas PU Kab Tasikmalaya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dijelaskan Idi, dana aset pemkab akan sangat membantu proses pemindahan ibu kota, terutama untuk membangun inirastruktur di lokasi yang baru. Untuk membangun kantor Setda diperlukan dana sebesar Rp 39 milyar, gedung DPRD Rp 37 milyar, Islamic Center Rp 37 milyar, bahu jalan Rp 74 milayar, depo SKPD 300 juta. Sementara bantuan untuk pembangunan yang ada dari pemerintah pusat baru Rp 3 milyar," katanya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Menanggapi masalah aset&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pemkab di pemkot anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Eri Purwanto, M.Si menyebutkan masalah aset tidak perlu dipermasalahkan lagi. Pemkot sudah sepakat. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“Masalah aset itu sudah jelas. Sekarang tinggal keberanian Pemkab untuk segera merealisasikan pemindahan ibu kota dengan modal aset yang ada,” ujar Eri politisi dari partai Golkar &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Walikota Tasikmalaya, Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si, pada saat awal pelantikan mengaku masalah aset Pemkab di wilayah Pemkot merupakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;salah satu prioritas yang harus segera diselesaikan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“Masalah aset menjadi salah satu prioritas. Kami berharap Pemkot dan Pemkab bisa menyelesaikannya dengan segera. Sehingga pemindahan ibukota kabupaten berjalan lancar,” harap Syarif.*** &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 19pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-4618295797219199722?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/4618295797219199722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=4618295797219199722' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/4618295797219199722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/4618295797219199722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/tahun-2012-semua-sudah-dipindah-ke.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-7089770546679045457</id><published>2007-12-21T21:35:00.000-08:00</published><updated>2007-12-21T21:46:00.867-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Walikota Banjar  Raih Penghargaan Presiden'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R2ykiM9ZjrI/AAAAAAAAABY/ATH9Ga39zFU/s1600-h/walikota+banjar.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146669381678894770" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R2ykiM9ZjrI/AAAAAAAAABY/ATH9Ga39zFU/s320/walikota+banjar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;Walikota Banjar Raih Penghargaan Presiden&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walikota Banjar dr Herman Sutrisno MM kembali menerima penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara Jakarta. Kali ini, Kota Banjar menerima penghargaan karena dianggap menjadi yang terbaik ditingkat nasional Bidang Pelayanan Satu Atap (yantap).&lt;br /&gt;“Penghargaan ini menunjukan bahwa pemkot serius menangani publik service,” kata Drs Maman Sutarman MSi, Kepala Dinas Pendapatan Kota Banjar (Dispenda.&lt;br /&gt;Menurut Maman, dalam waktu satu tahun Yantap Kota Banjar sudah melayani 41 jenis perizinan. ”Keberhasilan ini mendongkrak investasi. Sebab jika izin usaha mudah dan murah investor tidak segan-segan untuk menanamkan modalnya,” ujar Maman.&lt;br /&gt;Secara terpisah Kepala Yantap Jaja Parjaman menjelaskan, Kota Banjar berhasil menyisihkan kota lain di Indonesia yang memberlakukan yantap. ”Pelayanan satu atap memberikan pelayanan cepat, murah, mudah, transparan, pasti dan terjangkau,” tambahnya. Menurut Jaja, jumlah perizinan dari tahun ke tahun makin meningkat. Dari data yang dimiliki Kantor Yantap, pada tahun 2004 tercatat 477 jenis izin, tahun 2005 tercatat 696 izin dan tahun 2006 meningkat menjadi 948 izin. ”Peningkatan jumlah perizinan ini meningkatkan nilai investasi Kota Banjar. Tahun 2004 tercatat Rp 90 miliar, tahun 2005 Rp 121,12 miliar dan tahun 2006 menjadi Rp 213,88 miliar,” bebernya. Dengan demikian, kata Jaja, pertumbuhan ekonomi Kota Banjar mengalami peningkatan karena keterlibatan masyarakat dalam membangun daerahnya semakin besar. Tahun 2006 pertumbuhan ekonomi Banjar meningkat menjadi 4,66 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya 4,50. (Radar)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-7089770546679045457?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/7089770546679045457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=7089770546679045457' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/7089770546679045457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/7089770546679045457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/walikota-banjar-raih-penghargaan.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R2ykiM9ZjrI/AAAAAAAAABY/ATH9Ga39zFU/s72-c/walikota+banjar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3988392684878799258.post-804465590413834197</id><published>2007-12-21T20:44:00.000-08:00</published><updated>2007-12-22T01:30:39.205-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemekaran Ciamis Selatan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R2zZBs9ZjuI/AAAAAAAAAB0/KxZp0wP_wdg/s1600-h/Peta_CiamisSpot.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 312px; height: 357px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R2zZBs9ZjuI/AAAAAAAAAB0/KxZp0wP_wdg/s320/Peta_CiamisSpot.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146727097449418466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);font-size:180%;" &gt;DPRD Ciamis Setuju Pemekaran Ciamis Selatan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis menyatakan dukungannnya terhadap keinginan masyarakat Ciamis selatan yang berniat untuk membentuk kabupaten tersendiri. Bentuk dukungan tersebut dibuktikan dengan akan dialokasikannya anggaran pengkajian bagi proses pemekaran dalam APBD perubahan 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Presidium, Supratman menyatakan, kedatanggannya ke DPRD Ciamis merupakan salah satu bentuk perjuangan secara normatif. Pihaknya merasa lega, karena mayoritas anggota dewan mendukung langkahnya, termasuk pemkab Ciamis, walaupun hanya diwakili oleh Sekretaris Daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan antara presidium persiapan pemekaran Ciamis Selatan berikut 91 ketua BPD dari 10 kecamatan dengan DPRD Ciamis beberapa waktu lalu, sebagian besar anggota DPRD mendukung keiinginan pemekaran tersebut. Berikut hasil liputan KORAN IMSA saat Presidium melakukan dialog dengan DPRD Ciamis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Subur Dwiono, Sekretaris Daerah Ciamis&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah kabupaten Ciamis menerima permohonan dalam upaya pemekaran Ciamis selatan melalui Presidium. Namun begitu, perjuangan ini harus melalui tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;HM. Taufiq, BA. Wakil Ketua DPRD Ciamis&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami dan Partai Persatua Pembangunan (PPP) kabupaten Ciamis akan mendukung upaya pemekaran wilayah Ciamis Selatan dalam upaya mengubah nasibnya sendiri. “Tuhan tidak akan mengubah suatu kaum, jika kaum itu tidak mengubahnya sendiri” ungkap Taufik menyitir salah satu Ayat Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mendukung penuh upaya pemekaran dalam konteks mengubah nasib masyarakat Ciamis Selatan kearah yang lebih baik. Namun begitu, kata kuncinya ada di DPRD Ciamis. Kami mendesak kepada Ketua DPRD Ciamis untuk segera melaksanakan Panmus (Panitia Musyawarah) guna mengagendakan upaya pemekaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Kunkun Umar Farouq. Panitia Anggaran dari Fraksi Partai Golkar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bentuk persetujuan terhadap perjuangan masyarakat Ciamis selatan dalam upaya membentuk kabupaten tersendiri, kami akan menganggarkan anggaran guna pengkajian akademik. Sehingga, upaya pemekaran lebih terarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anggaran kajian akademik mudah-mudahan dapat terealisasi pada APBD perubahan tahun 2007 ini” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Dede Heru Susanto, Fraksi Partai Golkar&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mendukung sepenuhnya upaya pemekaran Ciamis selatan. Sebagai bentuk keseriusan dukungan ini, kami meminta kepada ketua DPRD Ciamis untuk menunjuk saya sebagai bagian dari tiem kajian pemekaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Ganjar M. Yusuf, Fraksi Partai Golkar&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kami sangat setuju jika Ciamis menjadi dua kabupaten. Yakni, Ciamis saat ini dan kabupaten Ciamis selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam upaya normatif pemisahan ini, keterlibatan PNS harus dihindari, sebab PNS harus dalam posisi netral. Kecuali bagi mereka yang dalam struktur kemasyarakatan terlibat menjadi ketua BPD. Dalam kontek ini PNS bersangkutan dalam posisi sebagai ketua BPD yang harus menampung dan menyampaikan aspirasi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Didi Sukardi, Ketua Fraksi PKS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mohon maaf jika sampai hari ini PKS belum bisa membantu sepenuhnya perjuangan membentuk kabupaten Ciamis selatan. Namun yang paling penting, PKS sangat setuju terhadap pemekaran ini. Dibuktikan dengan keputusan Rakerda II PKS beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PKS akan terus konsisten untuk mentaati aturan, sehingga perjuangan kami bersama masyarakat Ciamis selatan dalam mewujudkan pemekaran sesua dengan aturan yang ada. Karenanya PKS siap terlibat dalam kajian komprehensip dalam mengantarkan Caimis selatan menuju kabupaten tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Oman Sugianto, Fraksi Galuh&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang Ciamis selatan, sudah barang tentu kami sangat mendukung upaya ini. Namun perjuangan ini harus sesuai dengan norma dan aturan yang ada. Jangan tergesa-gesa. Harus santai tapi pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya pemisahan yang didukung sepenuhnya oleh rakyat Ciamis selatan harus dipelopori oleh DPRD Ciamis. Dewan jangan diam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Ismail Elyas, Fraksi PKS&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Ciamis selatan harus menyiapkan kajian bersama Perguruan Tinggi (PT) baik yang ada di Jakarta maupun di Bandung guna melaksanakan salah satu persyaratan pemekaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya pemekaran yang diperjuangkan harus dengan niat tulus dan ikhlas dalam kerangka meningkatkan kesejahteraan dan mempermudah pelayanan terhadap masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Endang, ST. Fraksi PPP&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu persyaratan pemekaran adalah adanya kajian kelayakan dari Perguruan Tinggi. Ini harus dilalui. Kami mengusulkan kepada ketua DPRD Ciamis untuk menganggarkan anggaran guna terlaksananya kajian pemekaran Ciamis Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga mendesak kepada Pemkab Ciamis untuk mengusulkan anggaran kajian ini dalam APBD Perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Edi Cakra, Fraksi PDIP&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas nama wakil dari masyarakat Ciamis Utara, kami sangat setuju perjuangan masyarakat Ciamis Selatan untuk membentuk pemerintahan tersendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3988392684878799258-804465590413834197?l=imsa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imsa-online.blogspot.com/feeds/804465590413834197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3988392684878799258&amp;postID=804465590413834197' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/804465590413834197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3988392684878799258/posts/default/804465590413834197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imsa-online.blogspot.com/2007/12/dprd-ciamis-respon-pemekaran-ciamis.html' title=''/><author><name>KORAN IMSA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10196899581851840762</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JYCT5pGekRY/R2zZBs9ZjuI/AAAAAAAAAB0/KxZp0wP_wdg/s72-c/Peta_CiamisSpot.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
